Memainkan game di notebook saat ini merupakan hal yang lumrah. Wajar saja, notebook masa kini memiliki kekuatan yang mampu bersaing dengan saudaranya desktop PC. Apalagi dengan dukungan komponen berkemampuan tinggi yang kini mampu dibuat dalam bentuk kecil. Begitu juga dengan Acer Aspire 4755G. Bentuknya yang menarik ternyata menyimpan pesona lain untuk para gamer. Walaupun tidak ditujukan sebagai notebook gaming, spesifikasinya berkata lain.
Aspire 4755G dipersenjatai dengan spesifikasi yang mampu menjalankan game terbaru yang haus daya graphics. Jantung penggerak notebook ini adalah prosesor Intel Core i5 2410M dengan dukungan memori DDR3 SODIMM sebesar 2 GB. Sedangkan pada bagian graphics, NVIDIA memastikan kapabilitas notebook ini untuk bermain game 3D. Keberadaan GeForce GT540M dengan share memory hingga 1713MB pastinya cukup baik untuk menjalankan game terbaru pada setting medium. Layar berukuran 14″ memberikan jaminan untuk memainkan game dengan resolusi 1366×768. Bagaimana dengan game casual seperti game Facebook dan flash? Apakah notebook ini mampu memainkan mereka? Pastinya!
Spesifikasi berkekuatan mantap yang ditawarkan notebook ini memang cukup baik untuk melewati permintaan minimum game terbaru. Namun, sampai sejauh apa setting yang bisa Anda gunakan pada game tersebut? Anda pastinya ingin bermain dengan tampilan yang cukup baik ‘kan? Apalagi semua game terbaru pada dasarnya memiliki kelebihan di bidang kualitas tampilan. Pada pembahasan berikut, kami mencari batasan nyaman tersebut melalui beberapa game dengan kualitas tampilan tinggi, seperti Dead Space 2, Need for Speed Shift 2 Unleashed, Dragon Age 2, Crysis 2, Starcraft 2, dan The Sims 3. Berikut hasil dari sesi bermain kami di Aspire 4755G.
Tips Bermain Lebih Nyaman
Seperti disebutkan, notebook ini memang tidak dirancang untuk gaming. Untuk mendapatkan kenyamanan ekstra, Anda bisa menggunakan sebuah keyboard dan mouse. Selain itu, untuk mengatasi panas berlebihan saat bermain game dalam waktu lama (yang mengakibatkan turunnya performa gaming), Anda bisa mencoba tips pada artikel Solusi bermain Game Lebih Lama dengan Notebook.
Crysis 2
Tidak perlu dipungkiri lagi bahwa Crysis 2 memiliki kualitas tampilan yang tinggi. Walaupun harus diakui game ini tidak memiliki “kejutan” permintaan spesifikasi komputer seperti game pertamanya, Crysis 2 masih tergolong mimpi buruk bagi para mid-end user. Tingkat resolusi yang kami gunakan untuk memainkan game ini adalah 1366×768, V-Sync dinyalakan, dan setting visual High. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan setting ini sebenarnya cukup baik. Namun, kami merasa kecepatan membidik berkurang sepersekian detik. Untuk mengobati hal ini, kami mencoba mematikan V-Sync. Ternyata, cara ini memberikan hasil yang memuaskan. Membidik menjadi lebih enak dan tampilan juga tidak berkurang kualitasnya. Frame rate yang dihasilkan sekitar 33 fps. Ketika kami menggunakan setting Very High, frame rate jatuh menjadi 20 fps dan tidak begitu nyaman dimainkan. Pada saat itu kami juga menemukan penurunan performa drastis sesaat. Kemungkinan penyebab dari masalah ini telah kami curigai sebelumnya. Namun, untuk lebih pasti, kami mencoba memainkan game lain terlebih dahulu untuk melihat apakah hal yang sama terulang kembali.
Dead Space 2
Game ini sebenarnya tidak dapat digolongkan sebagai tantangan di sisi graphics. Pasalnya, Dead Space 2 memiliki engine graphics yang ringan dan di saat bersamaan masih mampu menghasilkan tampilan berkualitas tinggi. Hal ini terbukti dalam sesi bermain kami. Setting yang kami gunakan untuk game ini adalah resolusi 1366×768, V-Sync dimatikan, dan Graphics Quality High. Pada setting yang tergolong tinggi ini permainan berjalan dengan baik dan frame rate yang dihasilkan mencapai rata-rata 69 fps. Hasil yang sangat baik untuk sebuah game action. Bahkan, game masih berjalan dengan baik ketika kami meningkatkan setting ke Very High. Performa hanya menurun ke kisaran 60 fps. Lain kasusnya ketika kami menyalakan V-Sync. Frame rate langsung anjlok ke 30 fps pada setting High. Sebagai informasi, tanpa penggunaan tips ini penurunan performa kembali terjadi di tengah permainan.
Dragon Age 2
Game Role Playing besutan Bioware selalu mengutamakan satu hal, tampilan yang indah. Oleh karena itu, menjalankan Dragon Age 2 yang notabene merupakan game kebanggaan Bioware harusnya menjadi rintangan yang cukup berat. Apalagi game ini telah mendukung DirectX 11 dan penggunaannya merupakan keharusan bila Anda ingin menggunakan setting graphics High. Hal ini terbukti dengan tingkat frame rate yang dihasilkannya ketika kami memainkan game ini pada resolusi 1366×768, DirectX 11 dinyalakan, graphics detail High, V-Sync dimatikan, Anti-aliasing 0, Anisotropic Filtering 0, dan Ambient Occlusion dimatikan. Kami bermain dalam kondisi yang tidak nyaman di bawah 25 fps. Menyerah dengan DirectX 11, kami mengubah game ini pada mode DirectX 9. Performa yang dihasilkan dalam permainan meningkat drastis. Bahkan, kami masih dapat bermain pada 40 fps ketika menggunakan Anti-aliasing 8x. Seperti yang mungkin telah Anda kira, tanpa penggunaan tips ini, penurunan performa kembali terjadi setelah bermain selama kurang lebih 30 menit.
Need for Speed Shift 2 Unleashed
Peningkatan kualitas engine graphics pada game ini membuatnya lebih bersahabat dibandingkan Shift pertama. Walaupun demikian, kami masih tidak bisa mendapatkan kenyamanan ketika menggunakan setting tinggi pada game ini. Oleh sebab itu, kami menggunakan setting medium dengan resolusi 1366×768, Texture Resolution Medium, Texture Filtering Trilinear, V-sync Off, Motion Blur Medium, Reflection Quality Low, dan Detail (Car, Track, dan Shadow) Medium. Pada setting ini kami berhasil bermain dengan nyaman pada 45 fps. Perubahan ke Texture Resolution High juga masih memberikan performa yang baik dengan frame rate sekitar 35 sampai 40 fps. Performa menurun ketika kami menyalakan V-Sync. Jadi, disarankan untuk tidak menghidupkan feature ini untuk mendapatkan pengalaman bermain yang nyaman. Penurunan performa yang dahsyat (hingga 10 fps) juga masih terjadi pada game ini dan terjadi pada rentang waktu yang sama, jika Anda tidak menggunakan tips ini.
Starcraft 2
Rasanya kurang lengkap bila gamer tidak memainkan game ini. Starcraft 2 bisa dikatakan bersahabat untuk komputer dengan spesifikasi menengah. Namun, game ini juga dapat menyiksa komputer dengan spesifikasi tinggi bila Anda menggunakan setting maksimum. Kami menemukan kenyamanan bermain ketika menggunakan setting dengan resolusi 1366×768, Texture Quality High, dan Graphics Quality High. Pertempuran berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan performa, setidaknya dengan jumlah unit yang tidak terlalu besar. Kisaran frame rate adalah 60 hingga 48 fps. Bagaimana bila Anda bertempur dengan menggunakan jumlah unit yang besar, katakanlah sekitar 60 unit? Ketika kami berhasil memproduksi unit dalam jumlah sangat besar, game dapat berjalan dengan performa rendah, sekitar 18 fps. Untungnya, penurunan tersebut tidak terlalu lama terjadi. Hanya beberapa detik saja. Nampaknya penyebab penurunan performa tersebut bukan disebabkan oleh hal yang sama seperti game sebelumnya. Jadi, jangan lupa untuk memanfaatkan tips ini.
The Sims 3
Game ini merupakan keharusan. Mengapa demikian? Tentu saja karena gamer yang memainkan game ini jumlahnya masih banyak sekali. Selain itu, The Sims 3 secara mengejutkan masih mampu membuat performa komputer Anda melorot. Padahal Anda mungkin telah menggunakan komponen yang cukup baik. Setting yang kami gunakan untuk memainkan game ini adalah 1366×768 dan kualitas tampilan High. Hasilnya tidak dapat digunakan untuk bermain. Game berjalan terlalu buruk untuk dapat dinikmati. Oleh sebab itu, kami menurunkan setting ke posisi yang dapat diterima, yaitu setting medium dengan semua efek tampilan dimatikan. Hasil dari pengaturan ini cukup baik untuk dimainkan. Walaupun terkadang performanya masih pas-pasan dengan frame rate sekitar 30 fps.
Kesimpulan :
Sesuai dengan dugaan kami sebelumnya, Aspire 4755G dapat menangani game terbaru yang haus daya graphics tetapi tidak dapat memainkannya dengan maksimal. Namun, hal ini sudah tergolong performa yang sangat baik untuk sebuah notebook yang tidak dipasarkan khusus untuk gaming. Selain itu, kisaran harga 6 jutaan menjadikannya notebook dengan kemampuan gaming yang patut dimiliki. Sedangkan penyebab misterius yang membuat sesi game mengalami penurunan performa drastis setelah beberapa waktu adalah panas. Suhu yang meningkat cepat ketika bermain game membuat sistem notebook mengamankan dirinya dengan menurunkan performa. Pada saat ini suhu notebook akan menurun ke batas yang aman. Secara bersamaan notebook ini juga menurunkan kemampuannya untuk mengolah data graphics. Namun, hal ini seharusnya tidak begitu berpengaruh besar bila Anda rela menyesuaikan setting permainan sesuai keadaan. Untuk mengatasinya, Anda bisa membaca artikel mengenai cara mengatasi masalah panas pada notebook. Secara keseluruhan, Acer Aspire 4755G merupakan notebook elegan yang dapat memainkan game dengan cukup baik.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar