Sabtu, 09 Juli 2011

Samsung Galaxy Mini Review


Seperti namanya, Galaxy Mini memang berukuran lebih kecil dari Galaxy Series high-end seperti Galaxy S. Dimensi yang kecil itu pastinya berpengaruh pada harga yang juga lebih murah.

Meskipun kecil namun ponsel Android ini cukup memenuhi kebutuhan Anda untuk social networking, internet, install Android apps juga musik. Galaxy Mini merupakan pilihan yang paling tepat jika Anda tidak mau ribet dengan smartphone mahal yang memiliki beragam fitur rumit.

Fitur utama:
- Quad-Band GSM and dual-band 3G support
- 7.2 Mbps HSDPA
- 3.14” 256K-color QVGA TFT touchscreen
- ARMv6 600MHz processor, 384MB RAM
- OS Android OS v2.2 (Froyo) with TouchWiz v3.0 UI
- 160MB internal storage, MicroSD slot, 2GB card included
- 3.15 MP kamera utama dengan geotagging
- GPS receiver with A-GPS
- Stereo FM radio with RDS
- 3.5mm audio jack
- Document editor
- Accelerometer and proximity sensor
- Swype text input
- MicroUSB port (charging) and stereo Bluetooth 2.1
- Social network integration

Kekurangan:
- Resolusi screen rendah membatasi pilihan aplikasi
- fokus kamera tidak dapat diubah
- tidak ada kamera depan untuk video call
- Tidak memiliki flash, tidak ada dedicated camera key
- Kualitas video recording buruk dengan speed QVGA @15fps



Galaxy Mini memang tidak diciptakan untuk bersaing dengan smartphone kelas atas. Samsung sengaja merilisnya untuk memberikan kemudahan pada penggunanya. Bahkan apa yang bisa dilakukan Galaxy S juga bisa dilakukan dengan Galaxy Mini. Dengan catatan Galaxy Mini tidak memiliki komponen seperti di Galaxy S yang malah membuat smartphone itu dijual dengan harga tinggi.

Bagian depan Galaxy Mini menggunakan touchscreen TFT 3.14 inci dengan resolusi QVGA. Ukuran dan resolusi screen Galaxy Mini menunjukkan kalau ponsel ini termasuk dalam kelas low-end. Namun Anda pasti terkesan dengan screen yang sangat responsif dan support multi-touch. Warna dan kontras yang dihasilkan juga tergolong bagus.

Di bagian atas bisa Anda temukan sebuah proximity sensor. Galaxy Mini memang tidak memiliki ambient light sensor yang berarti Anda harus setting brightness secara manual untuk menyesuaikan dengan keadaan dimana Anda sedang berada. Namun tidak adanya fitur tersebut sama sekali tidak berpengaruh pada kualitas screen Galaxy Mini karena ketika berada di bawah sinar matahari langsung, tampilan screen masih bisa terbaca.


Jika Anda menginginkan video-call, Galaxy Mini tidak dapat memberikannya karena memang tidak memiliki kamera depan.

Di bagian bawah dari screen Anda bisa temukan tiga buttons: a central Menu key, Home  dan Back button. Desainnya cukup besar sehingga nyaman dan tidak menyulitkan saat digunakan.

Di bagian atas bisa Anda lihat 3.5mm audio jack dan the MicroUSB port, tersembunyi di bawah pelindung berukuran kecil berbahan plastik.

Di sebelah kanan terdapat power knob dan sebuah hot-swappable MicroSD card slot, yang juga terletak di bawah pelindung berbahan plastik. Power button berukuran kecil namun sangat mudah di-klik. Sementara di sebelah kiri hanya ada tombol volume. Ukurannya sangat tipis tapi tidak menyulitkan ketika di-klik.

Anda tidak akan menemukan dedicated camera button juga tidak terdapat autofocus. Di bagian belakang bisa Anda temukan kamera utama. Lensa kamera tidak memiliki pelindung khusus namun lensa tersebut didesain agak dalam dari sisi lainnya sehingga aman dari goresan. Tidak ada flash untuk support kamera sehingga untuk Anda yang hobi mobile photography tidak akan mendapatkan kepuasan lebih dengan Galaxy Mini.

Ketika Anda membuka back case maka akan terlihat baterai 1200MAh Li-Ion dan port untuk SIM card. Karena Android terkenal dengan konsumsi baterai tinggi maka jangan berharap baterai 1200MAh tersebut mampu digunakan dalam jangka waktu berhari-hari.

Saat digunakan untuk web browsing beberapa jam, memutar beberapa lagu dan download beberapa aplikasi juga memotret beberapa kali jepret dengan brightness maksimum, baterai mengalami drop 1-2% setiap 10 menit.

Galaxy Mini dengan Android Froyo di dalamnya memiliki UI yang cukup manis. Ada empat buttons yang diletakkan di bagian bawah homescreen dan keempat button itu tidak akan berpindah meski saat Anda membuka app drawer.





Berikut video demo Galaxy Mini :



Anda bisa melihat hasil benchmark test Galaxy Mini di bawah ini.






Galaxy Mini ini memang diperuntukkan bagi kaum muda. Lihat saja warna-warna cerahnya, sangat mencerminkan dunia muda yang penuh warna.

Galaxy Mini ini memang tidak diperuntukkan bagi Anda yang menginginkan top-specs dari sebuah smartphone. Namun Galaxy Mini lebih didesain untuk kaum muda dengan segala ketertarikan mereka pada internet dan social media. Lihat saja warna cerahnya, sangat mencerminkan dunia muda yang penuh warna. So, Anda yang tertarik silakan dapatkan Galaxy Mini sekarang juga!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar